Home | Masuk? Sign In | Daftar? Sign Up | Keluar

PPDB 2016-2017

PPDB Online SMPN 1 Ngajum , Silahkan semua lulusan SD Sederajat untuk segera mendaftarkan diri berapapun nilai Nun kamu, tidak ada batasan dan bisa ngecek sendiri peringkat pendaftaran. Ditutup pada hari Jumat jam 10.30 WIB, tinggal 2 hari... Ayo segera semoga segera kamu bisa diterima di sekolah ini"

Jumat, 16 Juli 2010

Cerita penghuni kamar 506

Jumat, 16 Juli 2010

ngajum.co.cc - Hari Kamis, 15 Juli adalah hari ke 4 kami mengikuti kegiatan workshop. Di hari itu tiap sekolah dituntut untuk menyelesaikan tugas membuat Rekapitulasi kegiatan dan sasaran SSN 2008 untuk tahun ke-3.
Kegiatan ini dimulai memasuki session pagi berupa pengarahan. Dilanjutkan dengan sesion siang pembuatan RKAS / RAPBS. Dan hari ini juga tugas harus dah selesai serta dikumpulkan kepada ketua kelompok. Setelah mendapat pengarahan, kami mulai bekerja bersama kelompoknya di meja  yang telah ditata  sedemikian rupa. Saya dan Kepala sekolah menunjukkan rancangan yang telah saya siapkan kepada Instruktur. Karena dianggap tinggal finishing, saya mohon ijin untuk melanjutkan tugas di kamar hotel dan disetujui. Meskipun sudah finishing  saya dan bapak KS harus menyesuaikan dengan contoh yang diberikan. Karena adanya perbedaan persepsi dengan KS, akhirnya pekerjaan itu baru dapat saya selesaikan jam 20.00 WIB.
Setelah saya ajukan ke Instruktur ternyata ada beberapa bagian lain yang harus saya. Dan akhirnya di ACC jam 22.00 WIB.
Kebetulan, saya sekamar dengan  Penjab SSN ( CakTo)dan KS (P.Nardi) dari SMP Negeri 1 Ngantang tempat saya diangkat CPNS pertama kali. Sehingga setiap kegiatan saya bisa saling berbagi.
Jam 23.00 WIB, SMPN 1 Ngantang menyelesaikan tugasnya. Karena saya nggak sempat makan malam jatah yang disediakan, saya dan KS bersama dengan Cak To n P. Nardi ( Ngantang ), keluar hotel untuk cari makan dan rokok di daerah bekas terminal Jayabaya.
Kira-kira jam 00.30, kami berempat kembali ke Hotel, kami menikmati tugas yang sudah terselesaikan.
Kebetulan kamar yang kami tempati di dekat kolam renang Hotel Singgasana yang didekatnya ada Gasebo tempat nongkrong, jomplangan  dan putaran mainan anak-anak. Sepulang dari makan malam tadi kami tidak langsung masuk hotel , kami nongkrong di gasebo. Nggak tahunya saat nongkrong itu Cak To, berkata : ” Ayo poenk adus, wingi kan gak sido adus gek kolam, mumpung sepi.” . Setelah ngomong begitu Cakto lagsung lepas baju dan hanya pakai celana dalam, dan nyebur kolam. Saya pun melakukan hal yang sama. Dan kami berduapun berenang di air kolam yang terasa hangat ini. Tidak tahunya P. Nardi ( KS Ngantang ) ikutan nyebur ke kolam. Dan kami bermain air sambil tertawa ngakak-ngakak, mengingat jam 01.00 dini hari mandi di kolam. Bapak Sam yang tadi hanya melihat kami bertiga, tak tahunya juga ikutan mnyeburkan diri ke kolam. Pokonya uedaannn kabeh..wkwkwkwkwkk...
Jam 01.30 WIB akan kembali ke kamar hotel, karena P. Nardi ingin BAB, P. Nardi dah pakai kaos dalam dan celana dalam saja. Tak tahunya saat itu ada guru wanita  SMP lain yang juga peserta workshop lewat, karena kaget P. Nardi ndeprok di dekat Gasebo. Mungkin merasa malu, P. Nardi kembali lompat masuk kolam dengan memakai kaos kering tadi. Setelah aman P. Nardi segera berlari masuk kamar, sedangkan kami bertiga masih di sekitar kolam.
Selanjutnya, kami bertiga mengemas pakaian yang ada di Gasebo, dan segera berlari ke kamar hanya dengan celana dalam yang basah. Saya yang di depan dan membawa kunci kamar elektrik berlari ke kamar diikuti Cak To dan P. Sam. Dua kunci saya masukkan ternyata gak ada yang bisa, karena lampu menunjukkan warna merah, padahal baru bisa dibuka kalao warnanya sudah hijau. Pak Sam yang bawa kunci juga mencoba memasukkan kunci yang dibawa, masih juga nihil. Sementara bayangan kami P. Nardi yang sudah duluan masih BAB di kamar mandi hotel. Akhirnya kamar kami kethok-kethok lama gak dibuka, padahal kami hanya pakai celana dalam. ” Paling sik gek jeding Cak”, kataku. Oleh Cak To kamar diketok lebih keras, setelah agak lama  kamar dibuka dari dalam. Dan muncul Kepala seseorang yang kami kira Pak Nardi, ternyataaaaaa? Yang muncul adalah kepala orang lain. Lho..! ?? karena tahu bukan P. Nardi kami langsung cabut sambil minta maaf karena salah kamar. Mestinya kamar kami 506 dan yang kami ketok tadi kamar 509 yang letaknya bersebelahan. Setelah masuk kamar kamipun tertawa terbahak-bahak di saat penghuni lain sedang tidur nyenyak... Gila!!

0 komentar:

Arsip Blog :