Home | Masuk? Sign In | Daftar? Sign Up | Keluar

community pkp2

Buku BSE

Kabar Kongo

Struktur Organisasi SMP Negeri 1 Ngajum

Komite sekolah :
- Gianto Setyo S

Kepala Sekolah :
- Drs. Suburyanto,M.Si.
Wakasek :
-
Kepala Tata Usaha :
- Nanik Dwi Setyowati
Bendahara Sekolah :
- Pujiyanto
Koord Pelaksana Bidang Pengembangan :
1. Urusan Kurikulum :
- Drs. Dwi Purwahadi ( admin Web)
2. Staf Kurikulum :
- Drs. Nasta'in

3. Urusan Sarana Prasarana :
- Ahmad Harnowo,S.Pd.

4. Urusan Kesiswaan :
- Drs. Ali Afan,M.Si.
5. Staf Kesiswaan :
- Solikan, S,Pd,
-Nonok Widiyanah,BA
6. Urusan Humas dan Regulasi :
- Dra. Hj. Maslikhah
7. Staf Humas
- Drs. Matatip Hamdani
8. Urusan Ketertiban
- Noegroho Soelistyo P. S.Pd.

9. Tata lingkungan sekolah
- Mistono
10. Kepala Perpustakaan :
- Dra. Erti Widarningsih
11. Kepala Laboratorium IPA
- Mistono
12.Kepala Lab. Komputer
- Akhmad Harnowo
13. Kepala Lab. Multi Media
- Tamad,S.Pd.

Ruang Kelas Bilingual

Ruang Kelas Bilingual

Siswa dan Guru

SMP Negeri 1 Ngajum "Upadi Wedya Hanggayuh Kapti=" Berupaya menuntut ilmu untuk menggapai cita-cita"
SELAMAT DATANG SISWA BARU, MARI BELAJAR SUNGGUH-SUNGGUH ; TIADA HARI TANPA BELAJAR "

Minggu, 23 Maret 2014

KEGIATAN MKKS SMP KAB. MALANG

Minggu, 23 Maret 2014
0 komentar

read more

Jadwal Ujian Sekolah MKKS SMP


UJIAN SEKOLAH TEORI UTAMA
NO HARI / TANGGAL JAM WAKTU MATA UJI
1 Senin, I 07.00 - 09.00 BHS. INDONESIA
24 Maret 2014 II 09.30 - 11.30 PEND. AGAMA
2 Selasa, I 07.00 - 09.00 MATEMATIKA
25 Maret 2014 II 09.30 - 11.30 SENI BUDAYA
3 Rabu, I 07.00 - 09.00 BHS. INGGRIS
26 Maret 2014 II 09.30 - 11.30 PKn
4 Kamis, I 07.00 - 09.00 IPA
27 Maret 2014 II 09.30 - 11.30 BHS. DAERAH
5 Jum'at I 07.00 - 09.00 IPS
28 Maret 2014 II 09.30 - 11.00 PENJAS
6 Sabtu, I 07.00 - 09.00 TIK
29 Maret 2014 II 09.30 - 11.00 MULOK

read more

Schedule kegiatan UN MKKS SMPN Kab Malang


NO. WAKTU JENIS KEGIATAN
1   Pengesahan Nominasi UN 2014
2   Sosialisasi UN 
3 17-20 Peb. 2014 Try Out UN I dari MKKS
4 10-15 Maret 2014 Ujian Praktik 
5 18 Maret 2014 Merekap Hasil Ujian praktek
6 17-20 Maret 2014 Try Out UN II dari MKKS
7 24-29 Maret 2014 Ujian Sekolah (Teori) :
  Susulan : 31 Maret- Hari Senin  : Bin,   PA
             5 April '14 Hari Selasa : Mat, Seni
    Hari Rabu  :  Big,  PKn
    Hari Kamis : IPA, Bader
    Hari Jumat  : IPS, Penjaskes
    Hari Sabtu : TIK, Mulok 
8 2 April 2014 Koreksi hasil Usek 
9 2 April 2014 TO Kejujuran
10 3-5 April 2014 Pengolahan Nilai NS di Sekolah
11 7-8 April 2014 Verivikasi NS di sekolah
12 9 April 2014 Pengiriman NS dari sekolah ke SR
13 10-12 April 2014 Verivikasi NS di Sub Rayon
14 14 April 2014 Pengiriman NS dari SR ke Rayon
15 15-17 April 2014 Verivikasi NS di Rayon/Sekmen
16 21 April 2014 Pengiriman NS ke Dinas propinsi
17 5 - 8 Mei 2014 Ujian Nasional :
      1. Bahasa Indonesia (Senin)
      2. Matematika   (Selasa)
      2. Bs.Inggris     (Rabu)
      3. IPA          ( Kamis)
18 12-16 Mei 2014 Ujian Susulan
19 13 Juni 2014 Pengesahan Pelulusan
20 14 Juni 2014 Pengumuman Pelulusan
21 2 - 7 Juni 2014 Ulangan Kenaikan Kelas 7 dan 8
22 21 Juni 2014 Kenaikan kelas
23 28 Juni 2014 Distribusi SKHU oleh Propinsi

read more

Selasa, 18 Maret 2014

PPh Pasal 21 Tunjangan Profesi Guru

Selasa, 18 Maret 2014
0 komentar
Bagaimana dengan pemotongan PPh Pasal 21? Pasal 11 Peraturan Menteri Keuangan tersebut menyatakan bahwa tunjangan profesi bagi guru dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dengan tarif sesuai peraturan perundang-undangan dan bersifat final.
Nah, bagi PNS yang menerima penghasilan yang berasal dari APBN/APBD, pengenaan PPh Pasal 21nya berdasarkan PP 45 Tahun 1994. Berdasarkan ketentuan ini, hanya ada dua kemungkinan pengenaan PPh Pasal 21 bagi PNS, Pertama, penghasilan yang terkait dengan gaji setiap bulan dikenakan PPh Pasal 21 dengan tarif umum dan ditanggung pemerintah. Kedua, penghasilan selain itu dikenakan PPh Pasal 21 final sebesar 15% dari jumlah penghasilan, kecuali untuk golongan IId ke bawah tidak dipotong. Mengenai pengenaan PPh Pasal 21 bagi PNS ini saya pernah menuliskannya di http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-21-pegawai-negeri-pns.html.
Kalau saya membaca Pasal 11 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 164/PMK.05/2010 di atas dan ketentuan PP 45 Tahun 1994, maka saya menyimpulkan bahwa terhadap tunjangan profesi guru PNS dikenakan PPh Pasal 21 sebesar 15% final. Kecuali yang golongannya IId ke bawah tidak dikenakan pemotongan PPh Pasal 21.

PPh Pasal 21 Tunjangan Profesi Guru Non PNS

PPh Pasal 21 tunjangan profesi guru tidak masuk dalam lingkup PP 45 Tahun 1994 karena penerima penghasilan bukan PNS walaupun penghasilan tersebut berasal dari keuangan negara. Dengan demikian, maka pengenaan PPh Pasal 21 harusnya berpedoman kepada ketentuan umum tentang pemotongan PPh Pasal 21 sebagaimana diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-31/PJ/2009 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-57/PJ/2009.
Jika mengacu kepada ketentuan tersebut, PPh Pasal 21 yang dipotong tidak bersifat final. Hal ini bertentangan dengan Pasal 11 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 164/PMK.05/2010 yang menyatakan bahwa tunjangan profesi bagi guru dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dengan tarif sesuai peraturan perundang-undangan dan bersifat final. Perhatikan kata yang ditebalkan. Bagi guru non PNS seharusnya tidak final.
Apabila kita mengacu kepada Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-31/PJ/2009 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-57/PJ/2009, maka terdapat beberapa kemungkinan pemotongan PPh Pasal 21 yaitu dianggap sebagai pegawai tetap, dianggap sebagai pegawai tidak tetap, dianggap sebagai bukan pegawai atau dianggap sebagai peserta kegiatan. Masing-masing berbeda cara menghitung PPh Pasal 21 nya.
Kalau dianggap pegawai tetap, rasanya tidak tepat karena perhitungannya akan melibatkan PTKP dan biaya jabatan lagi. Padahal PTKP dan biaya jabatan sudah diberikan ketika dipotong PPh Pasal 21 atas penghasilan bulanan non PNS tersebut (bukan tunjangan profesi). Supaya tidak dobel PTKP dan biaya jabatan baiknya penghasilan bulanan ini digabung dulu dengan tunjangan profesi. Tapi secara teknis cara ini sulit dilakukan karena yang membayar kedua jenis penghasilan ini berbeda. Belum lagi, dalam prakteknya tunjangan profesi tidak dibayarkan tiap bulan.
Demikian juga kalau non PNS yang menerima tunjangan profesi ini dianggap sebagai pegawai tidak tetap, maka masalahnya sama yaitu ada pemberian PTKP dua kali. Jadi dengan cara inipun rasanya kurang tepat, apalagi guru non PNS ini tidak cocok masuk definisi pegawai tidak tetap.
Kemungkinan ketiga, guru non PNS yang menerima tunjangan profesi dianggap bukan pegawai. Dari kata “bukan pegawai” saja rasanya sudah tidak tepat. Apalagi sebelum dikenakan tarif Pasal 17 diberikan pengurangan dulu 50%, padahal tunjangan profesi guru ini adalah tambahan penghasilan guru yang hampir tidak mengeluarkan biaya lagi. Belum lagi masalah berkesinambungannya akan menyebabkan penerima penghasilan berhak atas PTKP. Maslah dobel PTKP akan muncul lagi.
Alternatif keempat adalah dengan menganggapnya sebagai peserta kegiatan.  Sebenarnya definisi peserta kegiatan sendiri adalah orang pribadi yang terlibat dalam suatu kegiatan tertentu, termasuk mengikuti rapat, sidang, seminar, lokakarya (workshop), pendidikan, pertunjukan, olahraga, atau kegiatan lainnya dan menerima atau memperoleh imbalan sehubungan dengan keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut.
Kalau dari definisinya sendiri sebenarnya sangat tidak cocok, tapi kita lihat bagaimana cara menghitung PPh Pasal 21 nya. Honorarium yang diterima peserta kegiatan dikenakan PPh Pasal 21 dengan cara menerapkan tarif Pasal 17 langsung terhadap honorarium. Apabila tunjangan profesi guru non PNS dikenakan PPh Pasal 21 dengan cara ini, maka ini adalah cara yang paling tepat karena pengenaan PPh Pasal 21nya akan mencerminkan PPh Pasal 21 yang akan terutang di akhir tahun. Tidak ada dobel PTKP dan biaya jabatan yang terjadi dengan asumsi bahwa guru non PNS ini memiliki penghasilan bulanan yang tetap dari sekolah tempat mengajarnya dan dikenakan PPh Pasal 21 sebagai pegawai tetap.

Kesimpulan

PPh Pasal 21 tunjangan profesi guru PNS mengacu kepada PP Nomor 45 Tahun 1994 dengan menerapkan tarif 15% dan bersifat final, kecuali untuk golongan IId ke bawah. Ketentuan PPh Pasal 21 tidak bisa memberikan penegasan atas pemotongan PPh Pasal 21 tunjangan profesi guru Non PNS. Cara yang paling tepat adalah dengan menerapkan tarif Pasal 17 atas tunjangan profesi guru. Konsekuensinya, perbedaan pengenaan PPh Pasal 21 antara guru PNS dan non PNS menyebabkan adanya ketidak adilan. Untuk itu, sebaiknya perlu ada aturan khusus yang mengatur PPh Pasal 21 atas tunjangan profesi guru dengan cara mengamandemen lagi Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-31/PJ/2009 dan/atau PP 45 Tahun 1994.

read more

PROGRAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DAN SUKSES UNAS 2014



SMP NEGERI DAN SATAP KABUPATEN MALANG
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
-TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SEMUA SMP MELAKSANA KURIKULUM 13 PADA KELAS 7 DAN 8
-DIPERLUKAN PERSIAPAN MASING MASING SEKOLAH BAIK GURU MAUPUN SARANA PRASARANAANYA
-KEGIATAN SOSIALISASI PERSIAPAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
 
HAL HAL YANG HARUS DIPERSIAPKAN
vRENCANA SOSIALISASI IMPLEMENTASI PADA SEMUA UNSUR SEKOLAH
vJADWAL PERSIAPAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
vMENYUSUN STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN GURU TENTANG KURIKULUM 2013
vMATERI STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN GURU DURASI 52 JAM MELIPUTI:
1.KEBIJAKAN KURIKULUM  2013
2.UNSUR PERUBAHAN DALAM KURIKULUM 2013
3.ANALISA SKL , SILABUS, KI DAN KD
4.PENDEKATAN SAINTIFICK DAN  PENYUSUNAN BAHAN AJAR
5.STRATEGI DAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DAN KREATIF DALAM KURIKULUM 2013
6.PENYUSUNAN DAN SIMULASI RPP
7.SISTEM PENILAIAN  KURIKULUM 2013/ AUTENTIC ASSASMENT DAN LAPORAN HASIL BELAJAR/RAPORT
-MENYUSUN RENCANA ANGGARAN IMPLENTASI KURIKULUM 2013
-MELAKSANAKAN KEGIATAN PROGRAM WORKSHOP KURIKULUM 2013 SECARA PARSIAL MELIPUTI:
1.ANALISA SILABUS, KI DAN KD
2.PENYUSUNAN BAHAN AJAR
3.PENYUSUNAN DAN SIMULASI RPP
4.SISTEM EVALUASI KURIKULUM 2013
 
PROGRAM PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013
-DIBENTUK SEKOLAH KLASTER/SEKOLAH INTI
-ANGOTA SEKOLAH KLASTER 4 SEKOLAH TERDEKAT
-DIADAKAN PELATIHAN GURU TENTANG KURIKULUM 2013 DENGAN MODEL IN SERVICE TRAINING DENGAN ON SERVICE TRAINING
-STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN 52 JAM DENGAN SISTEM PENDAMPINGAN
-NARA SUMBER INSTRUKTUR, GURU INTI,LPMP DAN P$TK
BIAYA  DARI APBN
-PANITIA PENYELENGGARA DI SEKOLAH KLASTER
-PENGADAAN BUKU GURU DAN SISWA
-PENGADAAN BUKU SEMESTER GANJIL DARI PROGRAM BOS MAKSIMUM 50%
-PENGADAAN BUKU SEMESTER GENAP DARI PROGRAM DAK
-PENGADAAN BUKU OLEH SEKOLAH DILAKSANAKAN SETELAH ADANYA SURAT EDARAN DARI KEMENDIKBUD
-SEKOLAH DAN GURU TIDAK BOLEH MENJUAL BUKU DENGAN ALASAN APAPUN
-BUKU HARUS SESUAI LISENSI KEMENDIKBUD
 TARGET SUKSES UNAS SMP SWASTA 2014
SUKSES HASIL UJIAN NASIONAL
DAN
SUKSES PELAKSANAAN UNAS 2014
INDIKATOR TERCAPAINYA TARGET SUKSES HASIL UNAS 2014
KELULUSAN MENCAPAI  100 % UNTUK SEMUA  JENJANG PENDIDIKAN DI TINGKAT  SMP SMA DAN SMK NEGERI DAN SWASTA KABUPATEN MALANG
RATA-RATA HASIL NILAI UNAS MASUK RUNKING 10 BESAR PROPINSI
ADANYA SISWA NUN TERTINGGI 5 BESAR JAWA TIMUR DAN 10 BESAR NASIONAL UNTUK SEMUA SMP,SMA DAN SMK PROGRAM KEAHLIAN  JENJANG LEMBAGA PENDIDIKAN
INDIKATOR TERCAPAINYA TARGET SUKSES PELAKSANAAN UNAS 2014
§SELURUH SISWA PESERTA UNAS 100 % MENGIKUTI UNAS DAN TIDAK ADA YANG MENGUNDURKAN DIRI
§TIDAK ADA KESALAHAN ADMINISTRASI BERKAITAN DENGAN PERSIAPAN, PELAKSANAAN DAN PELAPORAN UNAS
§TIDAK ADA INSIDEN /ZERO INSIDENT
§PELAKSANAAN UNAS BERJALAN TERTIB DAN LANCAR
LANGKAH –LANGKAH/ KEGIATANNYA UNTUK MENCAPAI SUKSEL HASIL UNAS 2014
LANGKAH AWAL KEGIATAAN SUKSES UNAS 20014 SEMESTER GANJIL
1.PENYAJIAN MATERI SEMESTER GANJIL DAN GENAP 2013/2014 DIBERIKAN DI SEMESTER GANJIL 2013/2014
2.Penambahan jam MATAPELAJARAN UNAS
3.EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEMESTER GANJIL 2013/2014
4.PELAKSANAAN PENDALAMAN MATERI/BIMBEL SEMESTER GANJIL
5.TRYOUT INTERNAL SEKOLAH DAN ANALISA HASIL
6. RENCANA TINDAK LANJUT HASIL ANALISA TRYOUT
7. ULANGAN TENGAH SEMESTER
8. ULANGAN SEMESTER GANJIL
9. PEMETAAN POTENSI/PRESTASI SISWA BERKAITAN MATA PELAJARAN  UJIAN NASIONAL
10.RENCANA TINDAK LANJUT DI SEMESTER GENAP 2013/2014

PROGRAM KEGIATAN SUSKSES HASIL  UNAS 2014 DI SEMESTER GENAP
1.EFEKTIVI PEMBELAJARAN BERBASIS SKL
2.PENAMBAHAN JAM MATA PELAJARAN UNAS
3.KEGIATAN ANALISA SKL DAN KISI KISI UNAS 2014
4.PENYUSUNAN MATERI ATAU SOAL PREDIKSI YANG KELUAR DI UNAS 2014
5.KEGIATAN EVALUASI BERBASIS SKL
6.PENYUSUNAN MATERI PENDALAMAN MATERI/BIMBEL DAN TRYOUT
7.KEGIATAN PENDALAMAN MATERI /BIMBEL
8.PELAKSANAAN TRYOUT
9.ANALISA DAN PEMETAAN HASIL TRYOUT
10.KEGIATAN TINDAK LANJUT DARI HASIL TRYOUT


1. EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS SKL/KISI-KISI UNAS 2014 PADA SEMESTER GENAP
vORIENTASI PEMBELAJARAN YANG DILAKSANAKAN GURU DIKAITKAN DENGAN SKL
vADANYA PENDALAMAN DAN PENGEMBANGAN MATERI DALAM PEMBELAJARAN YANG BERKAITAN DENGAN SKL/KISI-KISI UNAS 2014
v ADANYA KOMPERATIF ANTARA PENGEMBANGAN MATERI YANG BERKAITAN DENGAN SKL DENGAN SOAL UNAS PADA BEBERAPA TAHUN SEBELUMNYA
vPEMBERDAYAAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN SERTA SUMBER BELAJAR
vPENGGUNAAN METODE,STRATEGI DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN EFEKTIF


2. KEGIATAN ANALISA SKL DAN KISI-KISI UNAS 2014
MENYUSUN FORMAT ANALISIS SKL
MENYUSUN DAN MENGEMBANGKAN N INDIKATOR YANG RELEVAN DENGAN SK , KD, SKL DAN KISI-KISI UNAS 2014
MENYUSUN MATERI YANG RELEVAN DENGAN INDIKATOR 
PENGEMBANGAN MATERI ISENSIALNYA
MENGEMBANGKAN MATERI PREDIKSI YANG KELUAR DI SOAL UNAS 2014
MELAKUKAN KOMPARASI ANTARA MATERI DENGAN SOAL UNAS BEBERAPA TAHUN SEBELUMNYA

3. PENYUSUNAN MATERI ATAU SOAL PREDIKSI YANG KELUAR DI UNAS 2014
vDITELAAH  INDIKATOR DAN MATERI  DARI HASIL ANALISA SKL DAN KISI-KISI UNAS 2014
vDISUSUN SOAL PREDIKSI UNAS 2014 BERDASARKAN INDIKATOR DAN MATERI TERSEBUT
vDISUSUN BEBERAPA PAKET UNTUK PENDALAMAM MATERI/BIMBEL
vDISUSUN BEBERAPA PAKET UNTUK TRYOUT
vPROSES PENGGANDAAN
4. KEGIATAN EVALUASI BERBASIS SKL DAN ORIENTASI UNAS 2014
ØDISUSUN PERENCANAAN ULANGAN HARIAN DI SEMESTER GENAP BERBASIS SKL/KISI-KISI UNAS 2014
ØDISUSUN KISI-KISI SOAL ULANGAN HARIAN DENGAN ACUAN STANDAR SOAL UNAS
ØDISUSUN SOAL ULANGAN HARIAN BERDASARKAN KISI-KISI TERSEBUT
ØPELAKSANAAN ULANGAN HARIAN DIKONDISIKAN SEPERTI UNAS
ØDIKOREKSI,DIANALISIS DAN DITINDAK LANJUTI DALAM BENTUK PELAYANAN SECARA INDIVIDUAL ATAU KELOMPOK

5. PENYUSUNAN MATERI PENDALAMAN MATERI/BIMBEL DAN TRYOUT
üDIPILIH GURU YANG TERBAIK MATA PELAJARAN UNAS DI TINGKAT KABUPATEN UNTUK MASING-MASING MATA PELAJARAN UNAS MINIMAL 2 ORANG
üDISUSUN NASKAH SOAL BERSTANDAR SOAL UNAS BERDASARKAN HASIL ANALISIS SKL/KISI-KISI UNAS 2014
üDILAKSANAKAN VERIVIKASI NASKAN SOAL
ü DIBUAT BEBERAPA PAKET SOAL BIMBEL DAN DIGANDAKAN
üDISUSUN BEBERAPA PAKET SOAL TRYOUT SEBANYAK TIGA PAKET UNTUK TIGA KALI TRYOUT
üDILAKSANAKAN KEGIATAN VERIVIKASI NASKAH SOAL TRYOUT
6. PELAKSANAAN KEGIATANPENDALAMAN MATERI/ BIMBEL
§DILAKSANAKAN DI SEKOLAH TERJADWAL, DILUAR KBM DAN SELAMA 6 HARI/ SENIN S/D SABTU
§STRATEGI PELAKSANAAN DILAKUKAN DENGAN MENGERJAKAN SOAL, DIBATASI  WAKTUNYA,  DIKOREKSI, DIBAHAS, DIKEMBANGKAN KEDALAMAN MATERINYA DAN RANAH SOALNYA
§SETIAP PEMBAHASAN NASKAH SOAL SELALU DIKAITKAN DENGAN SOAL PREDIKSI UNAS 2012 DAN SOAL UNAS BEBERAPA TAHUN SEBELUMNYA
7. PELAKSANAAN TRYOUT
TRYOUT TINGKAT KABUPATEN DILAKSANAKAN SEBANYAK  3 X
DILAKSANAKAN AKHIR JANUARI/MINGGU 5; PEBRUARI MINGGU KE 3 DAN MARET MINGGU KE 2
LEMBAR JAWABAN KOMPUTER SESUAI UNAS 2012
TERJADWAL SESUAI UNAS 2014
PENGKOREKSIANNYA KOMPUTER
SUASANA PELAKSANAAN: TEMPAT DUDUK ,KEPENGAWASAN, TATA TERTIB DAN NASKAH SOAL SESUAI UNAS
TRYOUT INTERNAL SEKOLAH SEBANYAK 2 X DAN WAKTUNYA MENYESUAIKAN
SETIAP HASIL TRYOUT/NASKAH TRYOUT DIBAHAS DALAM PENDALAMAN MATERI
TRYOUT KERJA SAMA DENGAN LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR SEBANYAK  1 X
8 . ANALISA HASIL TRYOUT DAN PEMETAAN POTENSI SISWA
HASILHYA DISUSUN RUNKING SE KABUPATEN MALANG BERDASARKAN , RATA-RATA PER MATA PELAJARAN, RATA-RATA SEKOLAH, RATA – RATA SISWA
DARI HASIL TRYOUT SETIAP SEKOLAH MENYUSUN PEMETAAN SECARA KUANTITATIF DAN KUALITATIF POTENSI SISWA KELOMPOK ATAS, MEDIUM DAN KELOMPOK BAWAH
SETIAP SISWA DIBUATKAN DANUN TRYOUT DAN DIBERIKAN KE ORANG TUA
DARI ANALISA HASIL TRYOUT  DISUSUN  DAN DILAKSANAKAN RENCANA TINDAK LANJUT DALAM BENTUK PEMBINANAN SECARA INDIVIDUAL ATAU KELOMPOK
9. RENCANA TINDAK LANJUT
qSTRATEGI RENCANA TINDAK LANJUT PELAYANAN SISWA
1.KELOMPOK ATAS
2.KELOMPOK MEDIUM
3.KELOMPOK BAWAH
qPELAYANAN KELOMPOK ATAS DIARAHKAN MENCAPAI PRESTASI PUNCAK,JAWA TIMUR DAN NASIONAL
qPELAYANAN OPTIMAL KELOMPOK MEDIUM SEHINGGA PRESTASINYA MAKSIMAL
qPELAYANAN KELOMPK RENDAH MENJADI MENCAPAI LULUS DENGAN MINIMAL
LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN SUKSES PELAKSANAAN
1.PENDATAAN PESERTA UNAS 2014
2.PENDATAAN NOMINASI ONLINE
3.IDENTIVIKASI SISWA DAN LEMBAGA YANG BELUM BISA NOMINASI ONLINE
4.MENDAFTARKAN KE PROPINSI UNTUK SISWA DAN LEMBAGA YANG BELUM MASUK NOMINASI ONLINE
5.DAFTAR NOMINASI SEMENTARA
6.PENGESAHAN DAFTAR NOMINASI
7.DAFTAR NOMINASI TETAP
8.KELENGKAPAN ADMINISTRASI PENDUKUNG
PENGESAHAN NOMINASI UNAS 2014
vPELAKSANAAN SMA HARI RABU 5 MARET 2014 DAN SMP 6 MARET 2014
vTEMPAT DI AULA DINAS PENDIDIKAN PUKUL 08.00 WIB S/D SELESAI
vDIBUAT RANGKAP EMPAT DAN SAMPUL WARNA KUNING
vSUSUNAN NOMINASI
1.SAMPUL WARNA KUNING JUDUL NOMINASI PESERTA UJIAN NASIONAL SMP NEGERI 1 WAGIR TAHUN PELAJARAN 2013/2014
2.SURAT PENGANTAR DITANDA TANGANI KEPALA SEKOLAH
v
3.   REKAPITULASI NOMINASI PESERTA UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI TANDA TANGANI OLEH  KEPALA SEKOLAH DAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN
4.   DAFTAR NOMINASI TETAP PESERTA UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DITANDA TANGANI KEPALA SEKOLAH DAN PENGAWAS WILAYAH SUB RAYON
5.   LAMPIRAN PENDUKUNG KETERANGAN MUTASI DLL
9. PENYUSUNAN DATA RUANG UNAS 2014
10. PENYUSUNAN DATA PENGAWAS UNAS 2014
11. PENYUSUNAN PROGRAM KEBUTUHAN NASKAH DAN LJU UNAS 2014
11. PENYUSUNAN POS UNAS DI SEKOLAH DAN SUB RAYON
PERSIAPAN UNAS 2014 DI SUB RAYON
qDOKUMEN DAFTAR NOMINASI TETAP DARI MASING MASING SEKOLAH ANGGOTA SUB RAYON
qDATA PEMBAGIAAN RUANG DAN PESERTA UNAS 2014 PER SEKOLAH PENYELENGGARA ANGGOTA SUB RAYON
qDATA PENGAWAS RUANG DARI MASING-MASING SEKOLAH
q SUSUNAN DAFTAR PENGAWAS RUANG SILANG PENUH DARI MASING MASING SEKOLAH PENYELENGGARA  DALAM SATU SUB RAYON
qPOS UNAS 2014 DAN JUKLAK UNAS PROPINSI TAHUN 2014
PROGNRAM UNAS 2014 DI SUB RAYON
§SAMPUL WARNA KUNING
§POS UNAS 2014
§JUKLAK UNAS 2014
§SK PANITIA SUB RAYON
§JADWAL KEGIATAN PANITIA UNAS DI SUB RAYON
§JADWAL UJIAN NASIONAL 2014
§REKAPITULASI DATA PESERTA UNAS 2014
§DATA PESERTA UNAS DARI MASING MASING SEKOLAH PENYELENGGARA DALAM SATU SUB RAYON
§DATA PEMBAGIAN RUANG UNAS DAN PESERTA UJIAN NASIONAL  DARI MASING MASING SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS 2014
§DATA DISTRIBUSI PENGAWAS SILANG PENUH PADA MASING MASING SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS DALAM SATU SUB RAYON
§PETA PERSEBARAN SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS 2014 DI WILAYAH SUB RAYON
§RENCANA ANGGARAN DAN BELANJA SUB RAYON
§LAMPIRAN LAMPIRAN ,
BERITA ACARA SERAH TERIMA NASKAH  DARI RAYON KE SUB RAYON,DARI SUB RAYON KE SEKOLAH PENYELENGGARA,SEKOLAH PENYELENGGARA KE PENGAWAS RUANG
BERITA ACARA SERAH TERIMA LJUN DARI SESOLAH PENYELENGGARA KE SUB RAYON ,DARI SUB RRAYON KE RAYON
PROGRAM SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS 2014
§SAMPUL WARNA KUNING
§POS UNAS 2014
§JUKLAK UNAS 2014
§SK PANITIA SUB RAYON
§JADWAL KEGIATAN PANITIA SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS 2014
§JADWAL UJIAN NASIONAL 2014
§REKAPITULASI DATA PESERTA UNAS 2014
§DATA PESERTA UNAS DI SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS 2014
§DATA PEMBAGIAN RUANG UNAS DAN PESERTA UJIAN NASIONAL  DI SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS 2014
§DATA  PENGAWAS SILANG PENUH DI SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS 2014
§JADWAL PENGAWAS UNAS 2014
§RENCANA ANGGARAN DAN BELANJA SEKOLAH PENYELENGGARA UNAS 2014
§LAMPIRAN LAMPIRAN ,
BERITA ACARA SERAH TERIMA NASKAH  DARI RAYON KE SUB RAYON,DARI SUB RAYON KE SEKOLAH PENYELENGGARA,SEKOLAH PENYELENGGARA KE PENGAWAS RUANG
BERITA ACARA SERAH TERIMA LJUN DARI SESOLAH PENYELENGGARA KE SUB RAYON
1. PENDATAAN PESERTA UNAS 2014
qIDENTIVIKASI JUMLAH SISWA JENJANG KELAS TERAKHIR ,NOMOR INDUK, NAMA SISWA JENIS KELAMIN, PER PROGRAM, PROGRAM KEAHLIAN
qMENYIAPKAN DOKUMEN PENDUKUNG, IJAZAH SMP/MTS/SMPLB DAN DANUN,RAPOR, SERTIFIKAT PRESTASI SISWA
2. PENDATAAN NOMINASI ONLINE
qPEMENUHAN PERSYARATAN NOMINASI DATA ONLINE
qENTRY DATA NOMINASI ONLINE
qAKSES NOMINASI ONLINE
qVERIVIKASI NOMINASI ONLINE
q
3. IDENTIVIKASI SISWA DAN LEMBAGA YANG BELUM BISA NOMINASI ONLINE
 
vIDENTIVIKASI LEMBAGA YANG BELUM MEMPUNYAI NOMOR SEKOLAH, SEKOLAH BARU/UNAS PERTAMA
vIDENTIVIKASI SISWA YANG DOKUMEN KELULUSANNYA/IJAZAHNYA BEBERAPA TAHUN YANG LALU BUKAN TAHUN KEMARIN
vNAMA DI DANUN TIDAK SAMA DENGAN NAMA DI IJAZAH
vPENGAJUAN PERMOHONAN KE BIDANG SEKMEN
vPENDAFTARAN NOMINASI ONLINE MELALUI DINAS PROPINSI
4. MENDAFTARKAN KE PROPINSI UNTUK SISWA DAN LEMBAGA YANG BELUM MASUK NOMINASI ONLINE
MENYIAPKAN DOKUMEN ANTARA LAIN SURAT PERMOHONAN, DATA SEKOLAH DAN SISWA, FOTO COPY IJAZAH DAN DANUN SMP/MTS/SMPLB
VERIVIKASI DATA SISWA,SEKOLAH DAN DOKUMEN SISWA
MENGIRIM KE DINAS PROPINSI UNTUK DIDAFTARKAN NOMINASI ONLINE
5. DAFTAR NOMINASI SEMENTARA
vPRINTOUT DAFTAR NOMINASI SEMENTARA
vVERIVIKASI DATA NOMINASI SEMENTAR
vPERBAIKAN HASIL VERIVIKASI
vMENJADI DNS YANG BENAR/TANPA KESALAHAN
6. PENGESAHAN DAFTAR NOMINASI
ØPRINOUT DNS SEBANYAK 4 SET
ØMASING-MASING DIJILID SMP WARNA KUNING ,MTS WARNA HIJAU,SMA WARNA BIRU DAN SMK WARNA  KUNING MUDA
ØDIVERIVIKASI OLEH SUB RAYON
ØDI SAHKAN OLEH PENGAWAS, KABID SEKMEN DAN KEPALA DINAS
Ø1 SET UNTUK DINAS PROPINSI, 1SET UNTUK BIDANG SEKMEN, 1SET UNTUK SUB RAYON, 2SET UNTUK SEKOLAH

read more